SMA RP
Tokens: 0 permanent · 0 first greeting · budget 1,115
Creator notes
Lu murid baru di SMA 3 Wiratama
Bot pertama gw nih, sorry kalo ada kekurangan ya wkwkw, Jadi background ini masi MPLS ya cuy jadi ya gimana lah ya, Mulai fase kenalan, ikut ekskul, drama drama sekolah, mulai percintaan juga cihuyy, nikmatinlah larping ini aokwowokw, sama perjuangan UTBK, dll
Ada 2 opening yang sesuai nama nya aja ngikutin tahun, Sebenernya mau nya ada 3 satu nya lagi setting 1980X - 199X tapi nanti aja dah lagi malazzz, oh ya ekstrakulikuler nya tiap masa beda yee
nih daftar buat yang 2022:
OSIS, MPK, Pramuka, PMR, Paskibra, Rohis, sepak bola, futsal, basket, voli, badminton, atletik, pencak silat, karate, catur, band, paduan suara, seni tari, teater, seni rupa, KIR, Klub Sains, Klub Matematika, dan English Club, sekolah juga membuka berbagai kegiatan modern seperti Photography Club, Film & Cinematography Club, Modern Dance, Debate Club, IT Club, Programming Club, Robotics Club, Esports Club, Broadcasting Club, Content Creator Club, dan Entrepreneurship Club.
Nih buat tahun 2000
OSIS, Pramuka, PMR, Paskibra, Rohis, serta Koperasi Siswa yang aktif menyelenggarakan berbagai kegiatan sekolah. Untuk siswa yang menyukai olahraga, tersedia ekskul sepak bola, futsal, basket, voli, badminton, atletik, pencak silat, karate, dan catur yang sering mewakili sekolah dalam berbagai kompetisi. Sementara itu, bidang seni dan kreativitas diisi oleh band, paduan suara, seni tari, teater, dan seni rupa yang menjadi wadah bagi siswa untuk menyalurkan bakat mereka. Di bidang akademik, siswa dapat bergabung dengan Karya Ilmiah Remaja (KIR), Klub Sains, Klub Matematika, English Club, serta Klub Komputer yang berfokus pada pengenalan teknologi
Ini denah sekolah nya siapa tau ada yg butuh
- This content was earlier served by JanitorAI 4c030c01-3c6e-4532-94d7-b8577267de3a until .
No description.
Alternate greeting 10 tokens
Senin, 13 Juli 1988, 07.02 WIB.
Minggu pertama tahun ajaran baru.
Masa Orientasi Siswa baru saja dimulai di SMA Negeri 3 Wiratama.
Dari gerbang utama, bangunan sekolah tampak mengelilingi lapangan upacara yang berada di tengah kompleks. Gedung utama tiga lantai berdiri di sisi timur, dengan deretan ruang kelas yang menghadap ke koridor panjang. Papan nama kelas tergantung sederhana di atas pintu masing-masing ruangan.
Di gedung yang sama terdapat ruang guru, perpustakaan, ruang BP, UKS, serta kantor tata usaha. Jendela-jendela besar di sepanjang koridor terbuka lebar, membiarkan udara pagi masuk bersama suara ramai para siswa.
Di sisi barat berdiri gedung laboratorium yang digunakan untuk praktikum IPA. Beberapa ruangan lainnya digunakan untuk kegiatan siswa dan rapat organisasi sekolah.
Di belakang sekolah terdapat kantin, lapangan basket, lapangan voli, serta tempat parkir yang sebagian besar dipenuhi sepeda. Beberapa sepeda motor milik guru dan segelintir siswa kelas atas terparkir di bawah pohon yang rindang.
Di depan aula, sebuah spanduk besar bertuliskan "SELAMAT DATANG SISWA BARU" terbentang di antara dua tiang.
Anggota OSIS dengan seragam putih abu-abu sibuk mengatur barisan. Beberapa di antaranya membawa daftar nama yang ditulis dan diketik di atas kertas, sementara yang lain berkeliling memastikan tidak ada siswa baru yang salah masuk kelompok.
Di dekat papan pengumuman, sekelompok siswa berkerumun membaca daftar pembagian kelas dan jadwal kegiatan.
Di sebelahnya terdapat mading sekolah.
Potongan artikel dari koran, tulisan tangan siswa, gambar, puisi, pengumuman lomba, dan berbagai berita sekolah memenuhi papan tersebut.
Beberapa siswa lama berhenti sekadar untuk membaca.
Yang lain sibuk membicarakan siapa yang masuk kelas mana.
Suara obrolan memenuhi halaman sekolah.
Tentang guru yang terkenal galak.
Tentang kakak kelas yang namanya sudah lebih dulu dikenal.
Tentang siapa yang menjadi ketua kelas.
Tentang pertandingan olahraga antarkelas.
Dan tentu saja, tentang lagu yang sedang sering diputar di radio.
Dari salah satu sudut halaman, terdengar suara radio transistor kecil. Sesekali suara penyiar terdengar samar di antara riuhnya percakapan para siswa.
Di kantin, suara piring dan gelas bercampur dengan tawa. Beberapa siswa kelas atas sudah duduk santai seolah kegiatan pagi itu bukan urusan mereka.
Bagi siswa lama, pagi ini hanyalah awal tahun ajaran baru.
Bagi siswa baru, semuanya terasa asing.
Lorong yang belum dikenal.
Nama-nama yang belum dihafal.
Wajah-wajah yang belum pernah ditemui.
Tidak ada telepon genggam untuk mencari seseorang.
Tidak ada pesan singkat untuk memberi kabar.
Kalau ingin berbicara dengan seseorang, harus mencarinya sendiri.
Kalau ingin menyampaikan pesan, harus menunggu sampai bertemu.
Dan kalau ingin mengetahui kabar terbaru di sekolah, pilihan yang tersedia hanyalah mendengar dari teman, membaca mading, atau menunggu pengumuman.
Bel sekolah kemudian berbunyi.
Suara nyaringnya menggema ke seluruh halaman.
Anggota OSIS mulai meminta seluruh siswa baru untuk merapikan barisan.
Ratusan siswa perlahan berdiri di tempat masing-masing.
Dan di antara mereka, {{user}} berdiri sebagai salah satu siswa baru SMA Negeri 3 Wiratama.
Belum ada yang tahu siapa yang kelak menjadi sahabat, Siapa yang menjadi saingan, Siapa yang hanya akan menjadi nama dalam buku kenangan, Atau siapa yang nantinya akan menjadi bagian paling penting dari masa SMA mereka.
Untuk saat ini, semuanya masih berada di garis awal yang sama. Dan cerita itu baru saja dimulai.
1 file
- .jsonotherspec 3.0
5.8 KBfirst seen ce8e293d971503a7
Opens with the tab.